TRAVEL UMRAH DAN HAJI PLUS CHERIA TOUR & TRAVEL MENERIMA PENDAFTARAN CALON JAMAAH

Travel Haji Khusus dan Umrah Plus " Salam Haji " Cheria Tour & Travel Mengutamakan Pelayanan Prima Untuk Khusuknya Ibadah Haji Plus (ONH PLUS) dan Umroh 2012 Yang Mabrur Dengan Layanan Pesawat Garuda,Saudi dan Emirate.Bersama Pembimbing Ust.M.Arifin Ilham, Ust.Ahmad Yani, Ust.Subhi Al Bughori, UstDedi Martoni dan Oky Setiana Dewi Di hotel Bintang 4 dan Bintang 5.Praktis, mudah dan Aman Karena Kami siap mengurus paspor dan dokumen lain yang diperlukan dengan layan-Antar,Sangat praktis bagi anda yang sangat sibuk.

Travel Umrah dan Haji Khusus Cheria Tour & Travel

Merupakan Perusahaan Biro Perjalanan Umroh & Haji Khusus yang berkantor pusat di Gedung Twink Lt 3 Jl Tendean 82 Jakarta, Kami adalah penyelanggara umrah travel tour dan haji plus yang telah berpengalaman dan memiliki cabang yang tersebar di propinsi Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha membuat, menjual dan menyelenggarakan paket wisata Umroh, Umrah Plus dan Haji Khusus dan mengurus dokumen-dokumen perjalanan untuk keperluan Umroh dan Haji.Kami akan melayani perjalanan ibadah anda sebaik-baiknya agar ibadah anda khusuk dengan biaya dan ongkos yang terjangkau.

Luruskan niat,kuatkan tekad dan pastikan Anda bergabung dengan segenap jamaah




Motto :

"PILIHAN UNTUK UMRAH DAN HAJI MABRUR SERTA IBADAH YANG SEMPURNA" .

Kamis, 27 Oktober 2011

Sekilas Tentang Ka'bah


Ka’bah, rumah Allah… sejuta umat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu2 Allah sang maha pencipta.  Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.. yaitu Ka’bah.  Banyak sekali misteri yang belum dapat digali dari adanya Ka’bah ini seperti :


- Mengapa Ka’bah terletak di Masjidil Haram (Mekkah, Saudi Arabia) ?
- Apakah batu Hajar Aswad itu dan mengapa itu berada di Ka’bah ?
- Mengapa Ka’bah menjadi arah atau kiblat umat muslim ?


Dan masih banyak pertanyaan lainnya,Mari kita mengkaji misteri tentang Ka’bah ini berdasarkan berbagai sumber yang saya baca… namun ini bukan untuk mencari kebenarannya seperti yang saya tuliskan, tetapi ini sebagai renungan dan ilmu yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita agar semakin percaya dan memperkuat iman.


Ka’bah sebagai Kiblat

Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yang berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6 dalam Al-quran  menjelaskan istilah itu dengan “Ka’bain” yang berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yang artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekkah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”


Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet,tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.


Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’,artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekkah,maka ia akan hidup lebih lama,lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu ketika kita mengelilingi Ka’Bah,maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Jadi,mengapa Ka’bah menjadi kiblat seluruh umat muslim dunia? karena Ka’bah adalah pusat atau sumbu dunia. Hal ini juga terkait dengan keberadaannya sebagai rumah Allah SWT yang menjadi pusat spiritual hubungan antara ruh manusia dengan sang penciptanya. Jadi sholat yang kita lakukan adalah untuk makanan rohani kita.

Mengapa terletak di Kota Mekkah ?
Berdasarkan sejarah dibangunnya Ka’bah, Sepintas lalu bahwa ayat di atas mengatakan bahwa Nabi Ibrahim AS adalah orang yang pertama membangun Ka’bah dipermukaan bumi ini,seperti dipahami oleh sebagian kaum muslimin.Padahal bila dicermati, sebelum Nabi Ibrahim AS menginjakkan kakinya ke tanah Mekkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi sebelum Nabi Ibrahim AS.Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang
sudah ada.
Pertama Generasi Malaikat,dua ribu tahun sebelum Nabi Adam AS diciptakan Malaikat sudah membangun Ka’bah di bumi ini atas perintah Allah SWT.Di dalam Alquran dijelaskan bahwa ketika Allah SWT hendak menciptakan Nabi Adam AS, Allah SWT berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi,lalu para malaikat bertanya: Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di muka bumi ini, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau.(QS. al-Baqarah : 30). Ketika itu Allah menjawab: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
(QS. al-Baqarah: 30).
Riwayat menceritakan bahwa Ka’bah pada masa itu terletak di atas buih yang keras, yaitu benda pertama yang muncul di bumi ini, Maha Benarlah Allah SWT,yang telah berfirman: Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun di muka bumi ini adalah di Makkah. (QS. Ali Imran: 96).
Menurut penglihatan dari kamera satelite NASA, mereka melihat ada satu cahaya yang bersinar dari bumi dan sinarnya begitu kemilau ketika dilihat dari satelite tersebut. Setelah diperbesar, ternyata cahaya kemilau itu berasal dari Masjidil Haram atau Ka’bah.
Bila kita membaca kembali tentang Misteri 7 Lapisan Langit dan perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, ternyata dimensi kita saling berkaitan dengan dimensi lainnya.. artinya ditempat yang sama kita pijak sekarang juga letaknya sama dengan dimensi lainnya hanya saja dimensinya yang berbeda. Itu berarti pintu menuju Sidratul Muntaha terletak di Masjidil Aqsa Palestina karena sebenarnya Rasulullah tidak berpindah kemanapun melainkan tetap berada di Masjidil Aqsa hanya saja beliau pindah dimensi. Dan kemudian beliau menuju Sidratul Muntaha – artinya Sidratul Muntaha di dimensi tertinggi yang sebenarnya adalah di Masjidil Haram atau Ka’bah di dimensi kita … Benar gak ya? Wallahualam.

Batu Hajar Aswad
Ketika Nabi Ibrahim AS bersama anaknya membina Ka'bah banyak kekurangan yang dialaminya.Pada mulanya Ka'bah itu tidak ada bumbung dan pintu masuk.Nabi Ibrahim AS bersama Nabi Ismail AS berupaya keras untuk menyelesaikan pembinaannya dengan mengangkut batu dari berbagai gunung.
Dalam sebuah kisah disebutkan apabila pembinaan Ka'bah itu selesai, ternyata Nabi Ibrahim AS masih merasakan kekurangan sebuah batu lagi untuk diletakkan di Ka'bah. Nabi Ibrahim AS berkata Nabi Ismail AS berkata, “Pergilah engkau mencari sebuah batu yang akan aku letakkan sebagai penanda bagi manusia.”
Kemudian Nabi Ismail AS pergi dari satu bukit ke satu bukit untuk mencari batu yang baik dan sesuai. Ketika Nabi Ismail AS sedang mencari batu di sebuah bukit, tiba-tiba datang malaikat Jibril memberikan sebuah batu yang cantik.
Nabi Ismail AS dengan segera membawa batu itu kepada Nabi Ibrahim AS.Nabi Ibrahim AS merasa gembira melihat batu yang sungguh cantik itu,beliau menciumnya beberapa kali. Kemudian Nabi Ibrahim AS bertanya, “Dari mana kamu dapat batu ini?”
Nabi Ismail AS berkata, “Batu ini kuterima daripada yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu (Jibril).” Nabi Ibrahim mencium lagi batu itu dan diikuti oleh Nabi Ismail AS. Sehingga sekarang Hajar Aswad itu dicium oleh orang-orang yang pergi ke Baitullah.
Sementara itu menurut penelitian mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.Di sebuah museum di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut (dari Ka’bah) dan pihak museum juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.”
Sehingga dapat dikatakan bahwa Batu Hajar Aswad itu bukan berasal dari dunia kita,melainkan dari dimensi lain atau akhirat yang diturunkan ke dunia.... Wallahu’alam.
Maha benar Allah dengan segala firmannya…

Referensi :

Entri Populer

Mutiara Hadits :

"Dari Abu Hurairah ra: Sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda: "Berumrah dari satu umrah ke umrah selanjutnya merupakan pengampunan dosa antara keduanya. Sedangkan haji yang mabrur tidak ada ganjaran yang layak kecuali surga"

.

Motto : "PILIHAN UNTUK UMRAH DAN HAJI MABRUR SERTA IBADAH YANG SEMPURNA"